ELTV SATU || KUNINGAN – SDN 1 Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, terus memperkuat mutu pendidikan melalui perpaduan pembelajaran akademik, pembinaan keagamaan, pengembangan bakat, serta pelestarian seni dan budaya tradisional. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala SDN 1 Haurkuning, Elis Kurniasih, S.Pd.SD., M.Pd., mengatakan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, menanamkan nilai keimanan, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakatnya.Hal itu disampaikannya saat wawancara di ruang kepala sekolah, Rabu (14/10/2026).
Saat ini, SDN 1 Haurkuning memiliki 285 siswa, didukung 18 tenaga pendidik dengan 12 rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan sekolah yang terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
Merger Sekolah Jadi Bagian Perjalanan Pendidikan
Elis menjelaskan, perjalanan SDN Haurkuning tidak terlepas dari kebijakan penggabungan atau merger sekolah pada Juli 2007. Saat itu, kepala sekolah dijabat Mantri Opid, sedangkan dirinya masih bertugas sebagai guru.
Penggabungan tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sekolah sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif. Sebelumnya, kondisi ruang kelas dalam satu hamparan dinilai kurang ideal, sementara jumlah siswa di sejumlah sekolah sekitar tidak merata meskipun pembagian wilayah penerimaan telah dilakukan.
“Merger dilakukan agar pengelolaan sekolah lebih efektif dan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih kondusif,” jelasnya.
Seiring perjalanan waktu, sekolah terus melakukan pembenahan dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia demi menunjang proses pembelajaran dan pengembangan potensi siswa.
Gerbang Berkah Tanamkan Keimanan dan Kepedulian
Dalam membangun karakter peserta didik, SDN 1 Haurkuning menjalankan program Gerbang Berkah atau Gerakan Bersih dan Berkah yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat.
Kegiatannya meliputi salat duha berjamaah, pembacaan Surah Yasin, selawatan, serta Jumat Bersih. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Selain itu, sekolah telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sejak 2023. Keberadaan tim tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan maupun perundungan atau bullying.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, siswa didorong untuk saling menghormati, menjaga hubungan baik dengan teman, serta membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Seni Tradisional Jadi Wadah Prestasi Siswa
Tak hanya mengutamakan pembelajaran di kelas, SDN 1 Haurkuning juga memberikan perhatian terhadap pengembangan bakat dan minat melalui sekitar tujuh kegiatan ekstrakurikuler yang dipusatkan pada hari Sabtu.
Kegiatan tersebut di antaranya seni degung, angklung, pencak silat, bola voli, dan futsal. Berbagai aktivitas itu menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, keberanian, kepercayaan diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
Upaya tersebut telah membuahkan sejumlah prestasi. Ekstrakurikuler pencak silat pernah meraih juara kedua tingkat Kabupaten Kuningan dalam ajang yang disebut Nengtipa. Sementara itu, kelompok seni degung meraih juara harapan pertama dan mendapat kesempatan tampil dalam sejumlah kegiatan.

















