Scroll ke bawah
banner 325x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
Kolom & FeatureNews

Sorabi: Jejak Sejarah, Budaya, dan Inovasi Kuliner Nusantara

158
×

Sorabi: Jejak Sejarah, Budaya, dan Inovasi Kuliner Nusantara

Sebarkan artikel ini
Foto Pedagang Sorabi di Cirebon. 21/09/2025
Example 728x250

ELTV SATU ||| CIREBON – Sorabi—atau serabi—adalah kudapan tradisional berbahan dasar tepung beras dan santan yang telah menjadi bagian penting dari identitas kuliner Indonesia. Di berbagai daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Bali dan Lombok, makanan bundar bertekstur lembut ini hadir dalam beragam rasa dan cara penyajian. Jejaknya bahkan tercatat dalam naskah klasik Jawa berusia ratusan tahun.A


Asal Mula dan Bukti Sejarah

1. Jejak di Naskah Kuno
Serabi disebut secara jelas dalam Serat Centhini (ditulis 1814–1823 M), ensiklopedia budaya Jawa yang disusun pada masa Pakubuwana V. Naskah ini mendeskripsikan kehidupan masyarakat Jawa, termasuk ragam jajanan.
Dalam edisi Kamajaya (jilid kuliner), tertera daftar kudapan seperti apêm kocor, rangin gandhos, dan surabi. Kehadiran nama surabi menjadi bukti bahwa kudapan ini telah populer setidaknya sejak era Kerajaan Mataram.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

2. Tradisi Ritual dan Sosial
Serabi bukan sekadar makanan sehari-hari. Dalam berbagai upacara adat Jawa—seperti ruwahan (nyadran) atau selametan—serabi kerap dijadikan sesaji sebagai lambang doa dan kebersamaan.

Baca Juga :  Dua Anak Tenggelam di Bekas Galian Sawah di Majalengka, TNI-Polri dan Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

3. Pengaruh Budaya Luar
Pakar kuliner almarhum Bondan Winarno menyebut serabi sebagai perkembangan dari kue apem, yang kemungkinan mendapat inspirasi dari India Selatan. Kue India bernama appam yang terbuat dari tepung beras dan santan menunjukkan kemiripan teknik dan bahan.



Varian Daerah

  • Bandung & Sekitarnya: Dikenal dengan nama surabi, disajikan dengan kuah kinca (gula merah cair) atau topping gurih seperti oncom.
  • Solo & Yogyakarta: Tekstur tipis, pinggiran renyah, bagian tengah lembut. Serabi Notosuman menjadi ikon kuliner Kota Solo.
  • Bali & Lombok: Memiliki sajian mirip bernama srabi, kerap disuguhkan dalam upacara adat.
Baca Juga :  Forkopimda Plus Kabupaten Cirebon Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Lomba Goes Becak Hias di Kawasan Batik Trusmi

Keberagaman nama dan gaya penyajian ini menegaskan luasnya penyebaran serabi di Nusantara.


Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin