ELTV SATU ||| KUNINGAN-Kepala SPPG Patra Maniskidul 3, Mahdi Nasution, didampingi Asisten Lapangan (Aslap) Arka, pada hari Rabu (15-4-2026) memberikan klarifikasi atas laporan warga terkait kualitas menu makanan, khususnya olahan tahu rolade dan daging.
Mahdi menjelaskan, anggapan bahwa tahu rolade tampak mentah lebih disebabkan oleh teknik pengolahan yang digunakan, bukan karena makanan tersebut belum matang.
“Secara tampilan memang terlihat pucat seperti belum matang, tetapi sebenarnya sudah melalui proses pengolahan. Tahu dihancurkan, dicampur sayuran dan rempah, kemudian dimasak dengan teknik kukus,” ujarnya.
Menurutnya, metode kukus dipilih karena mampu menjaga kandungan gizi serta mempertahankan bentuk bahan, meskipun tidak menghasilkan perubahan warna seintens proses penggorengan. Setelah dikukus, tahu kemudian dibungkus dengan lapisan menyerupai kebab, digoreng pada bagian luar, lalu dipotong menjadi rolade.
Terkait kualitas daging dan ayam, Mahdi menegaskan bahwa seluruh bahan baku yang digunakan dalam kondisi segar dan melalui proses seleksi ketat.
“Setiap bahan yang datang kami periksa. Jika tidak memenuhi standar kesegaran, baik daging maupun ayam, langsung kami tolak. Ini komitmen kami untuk menjaga keamanan pangan,” tegasnya.


















