ELTV SATU || KUNINGAN – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani , mengajak generasi muda untuk terus menjaga kelestarian alam dan mempertahankan warisan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun. Pesan tersebut disampaikannya usai menghadiri rangkaian acara Pésta Dadung dan penanaman pohon di kawasan Situ Hyang, Taman Mayasih, Cigugur, Kamis (4/6/2026).

Menurut Tuti, tradisi Pésta Dadung yang menjadi bagian dari rangkaian Seren Taun merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas anugerah alam yang selama ini menopang kehidupan masyarakat.
“Alhamdulillah tradisi ini terus berjalan dan dilaksanakan setiap tahun. Ini merupakan wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta. Alam yang telah memberikan kehidupan kepada kita harus tetap dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Ia menilai nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi tersebut mengajarkan manusia untuk hidup berdampingan dengan alam. Bahkan terhadap berbagai makhluk hidup yang dianggap mengganggu, masyarakat diajarkan untuk tidak merusaknya, melainkan mengembalikannya ke habitat alami.
“Tadi kita melihat bagaimana filosofi yang diajarkan dalam tradisi ini. Ketika ada binatang atau makhluk lain yang dianggap menjadi penghalang, tidak serta-merta dimusnahkan, tetapi dikembalikan kepada alam. Bagaimanapun mereka juga bagian dari ekosistem yang turut menjaga keseimbangan alam,” katanya.


















