Scroll ke bawah
banner 325x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Polemik Getah Pinus,Bupati Minta Ketegasan TNGC

52
×

Polemik Getah Pinus,Bupati Minta Ketegasan TNGC

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU | KUNINGAN – Polemik terkait penyadapan getah pinus yang memicu perselisihan antara LSM AKAR dan Kelompok Tani Hutan (KTH) beberapa hari lalu mendapat perhatian serius dari Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.

Saat ditemui dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan, Rabu (25/2/2026), Bupati menyampaikan akan meminta ketegasan dari pihak Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) agar persoalan ini segera mendapat kejelasan.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Bupati Dian menegaskan bahwa baik KTH maupun para aktivis merupakan masyarakat Kuningan. Pemerintah daerah, kata dia, menampung seluruh aspirasi untuk kemudian disampaikan kepada pihak yang berwenang.

Baca Juga :  Pisah Sambut dan Sertijab Pejabat Administrator Diskatan Kuningan,Kadis Tekankan Amanah dan Keihklasan

> “Kami tampung semua keluhan dan aspirasinya untuk disampaikan kepada pihak yang berwenang,” ujarnya.

Ia juga meminta ketegasan dari pihak TNGC agar persoalan ini tidak berkembang menjadi kegaduhan atau konflik horizontal di masyarakat.

> “Saya minta kejelasan dan ketegasan dari pihak TNGC terkait sikap dan kebijakan yang diambil,” tegasnya.

Bupati menambahkan, segala bentuk tindakan anarkis maupun persekusi tidak dapat dibenarkan. Ia mengimbau baik KTH maupun aktivis untuk tetap menjaga kondusivitas dan menyampaikan aspirasi secara tertib. Ia juga menegaskan bahwa kewenangan pengambilan keputusan terkait kawasan tersebut berada di ranah TNGC, bukan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kodim 0617/Majalengka Gelar Upacara Bendera 17, Dandim Sampaikan Amanat Pangdam III/Siliwangi

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Beberapa bulan lalu, ia telah menghadap Menteri terkait bersama Dirjen, serta berkali-kali menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak TNGC. Pemerintah daerah juga telah melayangkan surat resmi dan berdiskusi dengan penasihat menteri.

Menurutnya, kepastian aturan dan ketegasan kebijakan sangat dibutuhkan agar polemik tidak berlarut-larut dan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim Majalengka Gelar Olahraga Bersama, Tingkatkan Kekompakan dan Kesehatan

Dalam waktu dekat, ia berencana kembali mengundang seluruh pihak untuk berdialog. Ia menyadari bahwa opini publik terbelah, ada yang mendukung, menolak, maupun berada di posisi netral.

Pemerintah Kabupaten Kuningan, tegasnya, tetap berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi kaidah konservasi.

> “Gunung Ciremai adalah sumber kehidupan kita selama puluhan bahkan ratusan tahun. Saya berharap semuanya dapat berjalan kondusif dan lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya.

(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin