Potensi ekonomi pangan lokal juga terbuka luas. Dian mencontohkan produk ubi jalar asal Kuningan yang menarik perhatian pengunjung saat dirinya menghadiri festival pangan di Seoul, Korea Selatan. Menurutnya, inovasi pengolahan dan pengemasan dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian daerah.
Sementara itu, Kepala Diskatan Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan HPS tahun ini diisi dengan Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Selain mengedukasi masyarakat tentang diversifikasi pangan, GPM digelar untuk membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. (Bunda El), jajaran TP PKK, para camat, pejabat Diskatan, serta undangan lainnya.
Melalui dua agenda tersebut, Pemkab Kuningan mendorong pangan lokal tidak hanya menjadi alternatif konsumsi sehat, tetapi juga komoditas unggulan yang mampu memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi daerah.(Heryanto)

















