Menurut Danramil, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena bangunan kosong saat peristiwa terjadi. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar, mengingat tiga ruang kelas utama sekolah rusak berat.
Upaya yang telah dilakukan antara lain pendataan awal, koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwimunding, serta pengamanan sementara di lokasi untuk mencegah risiko keruntuhan susulan.
“Kami sudah memasang garis polisi dan imbauan kepada warga serta siswa agar tidak mendekati bangunan yang masih rawan ambruk,” tambahnya.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut: Camat Leuwimunding yang diwakili Kasi Trantib, Kapolsek Leuwimunding beserta anggota, Satuan Polisi Pamong Praja kecamatan, Kepala Dusun Sumur Bandung, dan tokoh masyarakat Desa Leuwikujang.
Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka diharapkan segera menindaklanjuti dengan relokasi sementara kegiatan belajar mengajar serta perbaikan bangunan. (Pendim_0617/VC)


















