Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

IPAL Jadi “Masalah Klasik”, Aktivis Soroti Dugaan Pembiaran Kasus Mie Gacoan di Kuningan

177
×

IPAL Jadi “Masalah Klasik”, Aktivis Soroti Dugaan Pembiaran Kasus Mie Gacoan di Kuningan

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

“Komunikasi Dinilai Terlambat, Fokus Harus pada IPAL.”

Menanggapi pernyataan manajemen Mie Gacoan yang berencana membuka komunikasi dengan masyarakat, Yusuf menilai langkah tersebut sudah terlambat.
“Komunikasi dengan warga itu seharusnya dilakukan sebelum ada masalah, bukan setelah muncul persoalan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa akar persoalan bukan pada komunikasi, melainkan pada pemenuhan kewajiban teknis, khususnya terkait keberadaan dan optimalisasi IPAL.
“Yang terpenting bukan soal komunikasi, tapi kapan IPAL itu dibangun atau diperbaiki. Ini bukan soal kompromi, tapi soal memenuhi regulasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Damkar Kuningan Edukasi Dapur MBG, Antisipasi Tingginya Risiko Kebakaran

“Soroti Potensi Diskresi dan Gratifikasi.”

Di akhir pernyataannya, Yusuf juga menyoroti pentingnya integritas dalam proses perizinan dan pengawasan usaha. Ia meminta pemerintah daerah, termasuk DPRD, untuk bersikap tegas tanpa tebang pilih.
“Kami berharap pemerintah daerah dan DPRD tegas sejak awal, tanpa ada tebang pilih atau diskresi yang berpotensi menimbulkan gratifikasi,” katanya.

Baca Juga :  Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT TNI ke-80 di TMP Sawala

Menurutnya, hal ini menjadi krusial mengingat Kabupaten Kuningan ke depan diperkirakan akan semakin banyak menerima investasi, khususnya di sektor industri.
“Ke depan Kuningan akan banyak menerima investasi. Kalau pengawasan lemah, persoalan seperti ini akan terus berulang,” pungkasnya.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin