Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

Mari Jaga Warisan Leluhur, Seren Taun Cigugur Jadi Pengingat Pentingnya Budaya, Alam, dan Persatuan

21
×

Mari Jaga Warisan Leluhur, Seren Taun Cigugur Jadi Pengingat Pentingnya Budaya, Alam, dan Persatuan

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

Sementara itu, Ketua Yayasan Tri Panca Tunggal sekaligus Ketua Panitia Seren Taun, Dewi Kanti Setianingsih, menjelaskan bahwa tema tahun ini, “Merdika Ngolah Rasa untuk Masa Depan Bangsa”, mengandung pesan penting agar masyarakat terus menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, toleransi, dan kebangsaan sebagai modal membangun Indonesia yang harmonis.

Apresiasi juga disampaikan Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan RI, I Made Dharma Suteja. Ia menilai Seren Taun merupakan salah satu warisan budaya agraris Nusantara yang memiliki nilai luhur dan relevan dengan tantangan masa kini.

Pasang Iklan Disini Scroll ke Bawah
idth="300"
Scroll ke Bawah

Menurutnya, menjaga budaya tidak dapat dipisahkan dari upaya melestarikan lahan pertanian, sumber daya air, dan keberlangsungan para petani sebagai penjaga ketahanan pangan bangsa.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-80 RI Ribuan Botol Miras Disita Polresta Cirebon

“Kebudayaan dan alam adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, menjaga sawah, menjaga air, dan menghargai para petani sama pentingnya dengan menjaga tradisi budaya itu sendiri,” ungkapnya.

Kemegahan Seren Taun semakin terasa melalui berbagai pertunjukan seni budaya Nusantara, di antaranya Tari Puragabaya Gebang, Angklung Kanekes dari masyarakat Baduy,Angklung Buncis khas masyarakat agraris Kuningan,Tari Buyung,hingga Tari Rejang Renteng dari Bali yang menjadi simbol penghormatan dan rasa  syukur kepada Sang Pencipta.

Baca Juga :  Hilang di Sawah Sejak Sore, Keluarga Parmo Menanti dengan Harap: “Semoga Cepat Ditemukan”

Rangkaian prosesi adat seperti Helaran Memeron, Ngajayak, Pangrajah,dan Penumbukan Padi turut menjadi pengingat bahwa budaya bukan sekadar tontonan,melainkan tuntunan kehidupan yang mengajarkan penghormatan kepada alam,kerja keras,kebersamaan,dan rasa syukur.

Melalui Seren Taun 1957 Saka,masyarakat diajak untuk terus menjaga budaya,merawat lingkungan,memperkuat persaudaraan,serta mewariskan nilai nilai luhur kepada generasi penerus.Ditengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia,Seren Taun kembali membuktikan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun persatuan dan kemajuan bersama.

Baca Juga :  UNPAS Gandeng Pemkab Kuningan, Limbah Peternakan Disulap Jadi Energi dan Sumber Ekonomi Baru

Seren Taun Cigugur bukan hanya milik masyarakat adat ,melainkan warisan budaya bangsa yang harus dijaga,dilestarikan,dan diwariskan agar tetap hidup sepanjang zaman.(Heryanto)

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin