Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
DaerahNews

MUI Kuningan Launching Program Terjemah Al-Qur’an Sistem 40 Jam, Tanam Empat Pohon Kurma Penuh Makna Filosofis

205
×

MUI Kuningan Launching Program Terjemah Al-Qur’an Sistem 40 Jam, Tanam Empat Pohon Kurma Penuh Makna Filosofis

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Terjemah Al-Qur’an (LPPTQ) melaksanakan launching Program Terjemah Al-Qur’an Sistem 40 Jam sekaligus penanaman empat pohon kurma di halaman Kantor MUI Kabupaten Kuningan, Selasa (16/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Plt Asisten Daerah III Setda Kabupaten Kuningan yang mewakili Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan Hj. Rini Sarjono, Kabag Kesra Setda Kuningan, jajaran pengurus MUI, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Mulai 1 Agustus 2025 Sebanyak 32 Tim Sepakbola Kecamatan Akan Memperebutkan Piala Bupati Cup


Ketua MUI Kabupaten Kuningan, Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, MA, menyampaikan bahwa penanaman pohon kurma tersebut bukan hanya untuk memperindah lingkungan kantor, tetapi memiliki nilai filosofis dan pesan keagamaan.


“Pohon kurma yang ditanam ada empat pohon. Ini bukan sekadar estetika, tetapi memiliki makna. Empat pohon ini menjadi simbol empat sahabat utama Rasulullah SAW, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib,” ungkapnya.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Lampung hingga Sebagian Jakarta Terdampak

Menurutnya, filosofi empat sahabat tersebut juga menjadi simbol Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang telah berkembang dan mengakar di Indonesia sejak masuknya Islam ke Nusantara.

Empat pohon kurma yang ditanam merupakan hasil budidaya dari Pondok Pesantren Al-Azhar Ciwiru, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, yang dibibitkan dari biji oleh pimpinan pesantren KH. Bahrudin bersama para santrinya.

Baca Juga :  Dandim 0617/Majalengka Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten

KH. Dodo menjelaskan, keberadaan pohon kurma yang mampu tumbuh subur bahkan berbuah di wilayah Kuningan menjadi bukti bahwa tanaman kurma dapat dikembangkan di Indonesia.

“Kalau ada anggapan kurma tidak bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia, ternyata sudah terbukti. Di Pesantren Al-Azhar Ciwiru pohon kurma bisa tumbuh subur dan berbuah lebat,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan pohon kurma di halaman Kantor MUI Kuningan menjadi sarana edukasi sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin