Selain mengapresiasi pemain, pihak manajemen Cilimus juga menyoroti pentingnya sportivitas dan keamanan selama pertandingan. Pasalnya, laga Cilimus kontra Garawangi sempat diwarnai ketegangan dan kericuhan di sekitar lapangan.
Dalam situasi tersebut, sejumlah suporter Garawangi sempat melempar botol mineral. Ketegangan juga terjadi ketika penjaga gawang Garawangi terlihat berlari ke arah tim Cilimus dalam kondisi emosi. Petugas yang berada di lokasi dengan sigap mencegah situasi berkembang menjadi keributan yang lebih besar.
Manajemen Cilimus berharap kejadian tersebut menjadi perhatian panitia dan pihak keamanan agar pertandingan berikutnya dapat berlangsung lebih aman dan kondusif.
“Faktor sportivitas penonton juga harus diperhatikan. Kami berharap keamanan di area pertandingan lebih ditingkatkan agar kejadian seperti tadi tidak terulang,” ungkapnya.
Kemenangan dramatis tersebut menjadi modal penting bagi Cilimus untuk menghadapi babak semifinal. Dengan dukungan pemain, pelatih, manajemen, dan suporter, Cilimus bertekad mempertahankan tren positif sekaligus memburu tiket ke partai final Piala Bupati Cup 2026.
Sementara itu, pelatih dan kapten tim Cilimus juga memberikan apresiasi terhadap seluruh pemain yang dinilai telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Keduanya menilai kemenangan 1-0 atas Garawangi merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim.
Dengan hasil ini, Kecamatan Cilimus resmi melaju ke babak semifinal Piala Bupati Cup 2026 dan tinggal selangkah lagi menuju partai puncak.(Heryanto)


















