Namun, ketika ditanya mengenai sumber anggaran kegiatan tersebut, termasuk informasi yang menyebutkan adanya penggunaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), Sekda menegaskan dirinya belum menerima laporan.
“Saya belum ada laporan dari mana anggarannya,” katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum memperoleh laporan mengenai sumber pembiayaan kegiatan retret tersebut.
“Belum ada laporannya. Saya belum ada laporan dari mana,” tegasnya.
Dengan demikian, terkait besaran anggaran maupun sumber pembiayaan kegiatan retret kepala sekolah SMPN dan Swasta se-Kabupaten Kuningan, Sekda menyatakan belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut karena belum menerima laporan resmi.
Kegiatan retret tersebut sendiri diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para kepala sekolah, sekaligus membangun kedisiplinan dan semangat dalam menjalankan tugas pendidikan.(Heryanto)


















