“Tetap, tetap. Sekarang juga sudah ada dapur umum darurat untuk menyuplai kebutuhan fisik mereka,” katanya.
Tuti juga mengaku bangga melihat semangat nasionalisme para petugas gabungan yang tetap melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tengah situasi kebakaran TPSA Ciniru.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan dan situasi darurat bukan menjadi alasan untuk kehilangan semangat dalam memperingati kemerdekaan.
“Alhamdulillah, dalam keterbatasan dan permasalahan yang memang merupakan force majeure, kita tidak ada yang tahu. Tetapi mereka tetap menunjukkan semangat kemerdekaan,” ungkapnya.
Ia secara khusus memberikan apresiasi atas pelaksanaan upacara di lokasi penanganan kebakaran. Baginya, tindakan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus menunjukkan bahwa tugas kemanusiaan dan semangat kebangsaan dapat berjalan beriringan.
“Kami sangat mengapresiasi mereka yang menyelenggarakan upacara di tempat penumpukan sampah yang saat ini sedang terjadi kebakaran. Mudah-mudahan semangat ini terus terjaga,” pungkas Tuti.(Heryanto)


















