ELTV SATU || KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan menargetkan Dewan Pengurus Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (DPC IPeKB) Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2030 menjadi garda terdepan dalam memperkuat pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC IPeKB Kabupaten Kuningan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (25/5/2026). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, setelah sebelumnya pengurus dilantik oleh Ketua DPD IPeKB Provinsi Jawa Barat berdasarkan Surat Keputusan Nomor 05/Kep/IPeKB-IND/DPD JBR/V/2026.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPMD, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, para camat, Kepala UPTD Dalduk, kepala puskesmas, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Hj. Atin Nurhayatin, S.Ag dipercaya sebagai Ketua DPC IPeKB Kabupaten Kuningan didampingi Udin Musridin, S.H sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris dijabat Aan Solihan, S.Sos., M.Pd dan Bendahara dipercayakan kepada Iis Aisyah, S.Sos., M.AP.
Bupati Dian menegaskan, penyuluh KB memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.
“Penyuluh KB bukan hanya menjalankan program keluarga berencana, tetapi juga menjadi pendamping, motivator, fasilitator, sekaligus agen perubahan sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.


















