ELTV SATU ||| MAJALENGKA — Anggaran perawatan fasilitas umum yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Budpar) Kabupaten Majalengka hingga kini belum jelas.
Hal itu terungkap setelah Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Adhi Setya Putra, dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/8/2026).
Dengan singkat, Adhi mengakui bahwa anggaran tersebut belum dibuka.
“Muhun, belum buka anggaran,” ucap Adhi.
Menurut Adhi, pihaknya saat ini masih berkutat dengan sejumlah persoalan administrasi. Ia juga menyebut fasilitas yang saat ini masih berada di bawah naungan Budpar hanya Gedung Majalengka Creative Centre (MCC).
“Baru olah permasalahan saja. Yang dalam naungan Budpar hanya Gedung MCC saja. Itu juga hanya biaya listrik,” katanya.
Kondisi tersebut tentu memunculkan tanda tanya. Sebab, fasilitas publik yang berkaitan dengan pariwisata dan kebudayaan tetap membutuhkan perawatan agar dapat digunakan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
UPTD Dibubarkan, Aset Dikembalikan ke OPD
Adhi menjelaskan, sebelumnya pengelolaan sejumlah fasilitas dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Namun, UPTD tersebut kini telah dibubarkan dan asetnya dikembalikan kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).


















