ELTV SATU || BANDUNG – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan pentingnya penguatan literasi dan inklusi keuangan hingga pelosok desa untuk melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

Pesan tersebut disampaikan Amih Tuti saat menghadiri pembukaan puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang dirangkaikan dengan Financial Expo (FinExpo) 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan itu berlangsung hingga 1 November 2026.

Menurut Tuti, akses terhadap layanan keuangan formal harus diimbangi pemahaman masyarakat dalam memilih produk keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan. Edukasi tersebut penting agar warga, khususnya di pedesaan, tidak mudah terjerat pinjaman ilegal maupun praktik keuangan yang merugikan.


















