Scroll ke bawah
banner 300x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 728x250
NewsPendidikan

SDN 3 Haurkuning Genjot Literasi Lewat SAMISCA, Cegah Bullying dan Cetak Siswa Berprestasi

22
×

SDN 3 Haurkuning Genjot Literasi Lewat SAMISCA, Cegah Bullying dan Cetak Siswa Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Example 728x250

ELTV SATU || KUNINGAN – SDN 3 Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, terus memperkuat kualitas pendidikan melalui program peningkatan literasi, pengembangan prestasi siswa, serta pembentukan karakter yang peduli terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan program SAMISCA (Selasa-Kamis Giat Membaca) untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik sejak dini.

Kepala SDN 3 Haurkuning, Aruman, S.Pd., saat ditemui di ruang guru pada Rabu (14/10/2026), mengatakan sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 91 siswa dengan dukungan 10 tenaga guru.

Menurut Aruman, sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berupaya membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Visi dan misi sekolah kami berfokus pada peningkatan prestasi siswa sekaligus membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  LSM Frontal Soroti Dugaan Persoalan Dana BOS Rp10 Miliar, Minta Audit Itjen Dikdasmen Diusut Tuntas

SAMISCA Jadi Andalan Penguatan Literasi

Salah satu program yang terus dikembangkan SDN 3 Haurkuning adalah SAMISCA, singkatan dari Selasa-Kamis Giat Membaca. Program ini menjadi upaya sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa, terutama bagi peserta didik yang masih memerlukan pendampingan agar lancar membaca.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara terarah, guru memberikan perhatian terhadap perkembangan kemampuan membaca siswa dari kelas I hingga kelas VI. Penguatan literasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik.

Aruman menegaskan, kemampuan membaca merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran. Karena itu, sekolah berupaya melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar tidak ada siswa yang tertinggal dalam kemampuan dasar tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Cirebon Luncurkan PBB-P2 2026, Wali Kota Tekankan Pajak untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

“Program SAMISCA kami laksanakan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak-anak. Siswa yang belum lancar membaca perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan supaya kemampuan literasinya semakin baik,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan program literasi membutuhkan konsistensi guru serta dukungan lingkungan sekolah agar kebiasaan membaca dapat tumbuh menjadi bagian dari aktivitas belajar sehari-hari.

Torehkan Prestasi di Bidang Seni dan Keagamaan

Di bidang prestasi, siswa SDN 3 Haurkuning telah menorehkan sejumlah capaian yang membanggakan. Di antaranya meraih juara ketiga dalam lomba menulis cerita pendek berbahasa Sunda atau carpon, serta juara harapan tingkat kabupaten dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Baca Juga :  Dandim 0617/Majalengka Jadi Pemateri Diklat Wawasan Kebhinekaan Global PPG Gelombang I 2026 di Universitas Majalengka: Guru Garda Terdepan Jaga Persatuan

Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi sekolah untuk terus menggali potensi peserta didik, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun seni dan budaya.

Aruman berharap, pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan dapat mendorong siswa semakin percaya diri dalam mengembangkan bakat serta berani berkompetisi di berbagai ajang.

Keterbatasan Sarana Digital Jadi Tantangan

Di tengah upaya meningkatkan mutu pembelajaran, SDN 3 Haurkuning masih menghadapi keterbatasan sarana teknologi pendidikan. Saat ini, sekolah baru memiliki satu unit televisi berukuran besar yang digunakan secara bergiliran untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Example 728x250
banner 200x800
banner 728x90
Example 728x250

Jangan Copy Paste Tanpa Izin